22 Agustus 2013

Mesin ATM Belum Bisa Deteksi Uang Palsu

Bagi Anda yang sering mengambil uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) harap berhati-hati. Pasalnya, Agus (43) warga Jambi ini mengaku masih trauma mengambil uang di mesin ATM.
Itu karena ia baru mendapatkan uang palsu dari ATM di Kecamatan Kotabaru, tepatnya di dekat Polsek Jelutung, Kota Jambi.

“Saya ambil uang Kamis (18/7/2013) sore sebesar Rp 300 ribu di ATM Mandiri. Lalu, saya belanja di minimarket dekat ATM untuk beli beras. Eh, pas saya bayar, kasirnya menolak uang saya, Kasir bilang, salah satu uang saya pecahan Rp 50 ribu palsu. Lah, saya protes dong, itu saya dapat dari ATM. Cuma mau bagaimana lagi, katanya palsu. Saya malu, akhirnya saya ganti. Karena belanjaan waktu itu cuma Rp 200 ribuan,” Paparnya seperti dilansir dari Tribunnews.
Pihak Bank Indonesia (BI) Jambi pun memastikan uang yang disebarkan tidak ada yang palsu, termasuk uang dari Bank Mandiri.

“Kami selalu memberikan uang asli, tidak ada di kami uang palsu. Cuma, Bank Mandiri kan tidak memasukkan sendiri uang ke ATM, tapi melalui pihak ketiga,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI Jambi Dede Suprayitno.
Dede mengakui, teknologi mesin ATM saat ini belum mampu menyortir atau mendeteksi uang palsu.

“Mestinya banknya memeriksa walaupun pihak ketiga yang melakukan. Bank harus mengoreksi bahwa uang yang dimasukkan ke ATM adalah uang yang seyogyanya bukan uang palsu,” tegasnya.
Menurutnya, masyarakat sudah terlanjur percaya bahwa uang dari ATM adalah asli, sehingga sudah seharusnya bank menjaga kepercayaan itu.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi di ATM milik bank lain di Kota Semarang dan Pontianak. Namun, di Jambi kejadian ini adalah yang pertama kali dilaporkan.
Source

All Rights Reserved PPOB Chip Sakti | Support by CV Multi Access